Postingan

Pendaftaran MI Qudsiyyah Segera Dibuka...!

Gambar
PENDAFTARAN MI QUDSIYYAH SEGERA DIBUKA....! foto santri bersama wali kelas  Hal yang di nantikan dan Sering  ditanyakan oleh masyarakat akhirnya tiba juga. pendaftaran santri baru Madrasah Qudsiyyah di mualai pada tanggal 20 Februari s/d 17 Mei 2024 TU.  Kunjungi juga akun Youtube  MI Qudsiyyah   Madrasah Qudsiyyah merupakan lembaga pendidikan yang didirikan oleh KHR. Asnawi pada tahun 1919 TU. K.H.R. Asnawi merupakan pendiri Madrasah Qudsiyyah sekaligus cucu dari Sunan Kudus ke-13, selaian mendirikan sekoalah beliau juga turut andil dalam perjuanagn Jamiyyah Nahdlatul Ulama.  Madrasah Qudsiyyah merupakan sekolahan yang berfokus dengan ajaran-ajaran islam dan mengikuti perkembangan zaman, atau sering disebut salaf modern, hal ini selaras dengan visi dari madrasah Qudsiyyah "Terwujudnya Insan yang Tafaqquh Fiddin, Beramal Sholih dan Berakhlakul Karimah, Berprestasi, Berwawasan IPTEk, dan Peduli Lingkungan dalam Rangka Mencapai Kebahagiaan Duniawi dan Ukhrowi...

Workshop Instrumen Akreditasi

Gambar
    KKMI Kec Kota mengadakan Workshop Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan di MI Qudsiyyah Kudus hari Sabtu 11 Juni 2022 yang diikuti oleh guru guru MI Qudsiyyah dan Guru Guru perwakilan dari MI di kecamatan Kota. Materi disampaikan oleh Bapak H. Sulebi, S.Ag., M.Pd (Ketua Pokjawas Kudus) dan Ibu Hj. Rokhmah, M.Pd.I (Pengawas Madrasah Kec. Kota)

Sekilas Tentang Madrasah Qudsiyyah

Madrasah Qudsiyyah adalah salah satu sekolah berbasis pendidikan Islam. Kurikulum yang diajarkan pada sekolah ini 80% berbasis salaf dengan menggunakan kitab klasik , atau yang lebih sering disebut dengan Kitab Kuning . Sekolah ini merupakan sekolah tertua di Kudus, didirikan oleh salah satu pendiri organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama, yaitu K. H. R. Asnawi pada tahun 1919 M. Pertama kali didirikan sekolah ini murni menggunakan kurikulum lokal berbasis Islam seperti: Nahwu Shorof I'lal I'rob Tauhid Fiqih Ushul Fiqih Manthiq Balaghoh Qiro'ah Sab'ah Tafsir Hadits dan lain-lain Seiring tuntutan perkembangan zaman, untuk tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan formal, Qudsiyyah mulai mengadopsi kurikulum pendidikan dari DIKNAS, seperti: bahasa Indonesia, Matematika, PPKn, dan lain-lain.